Profil
Candra Aditya Pinuyut adalah seorang pengembang perangkat lunak dan praktisi teknologi informasi asal Indonesia yang dikenal atas kontribusinya dalam pengembangan sistem informasi pemerintahan daerah serta berbagai prestasi di bidang web development dan kompetisi teknologi nasional.
Kehidupan Awal
Candra Aditya Pinuyut lahir di Kelurahan Molinow, Kota Kotamobagu, Sulawesi Utara. Ia tumbuh dalam keluarga sederhana, dengan ayah yang bekerja sebagai tukang becak motor (bentor). Kondisi tersebut membentuk karakter Candra menjadi pribadi yang mandiri dan memiliki semangat belajar tinggi sejak usia dini.
Ketertarikannya terhadap dunia teknologi dimulai sejak duduk di bangku sekolah dasar sekitar tahun 2006, ketika ia mulai mengenal komputer melalui kakaknya yang merupakan guru di bidang Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ).
Pada masa tersebut, Candra aktif dalam komunitas daring melalui mIRC, sebuah platform berbasis Internet Relay Chat (IRC). Melalui aktivitas ini, ia belajar secara otodidak mengenai sistem komputer dan administrasi sistem Linux.
Pendidikan
Sekolah Menengah Kejuruan
Candra menempuh pendidikan di SMK Cokroaminoto Kotamobagu dengan jurusan Teknik Komputer dan Jaringan.
- 2011 – Mewakili daerah dalam Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Web Design tingkat Provinsi Sulawesi Utara di Politeknik Negeri Manado, meraih juara 2.
- 2012 – Juara 1 LKS Provinsi Sulawesi Utara dan mewakili provinsi di tingkat nasional di Institut Teknologi Bandung, meraih peringkat 10 nasional.
Perguruan Tinggi
Setelah lulus pada tahun 2013, Candra melanjutkan pendidikan di jurusan Sistem Informasi, Universitas Negeri Gorontalo melalui jalur undangan.
- Masuk 3 besar nasional seleksi ASEAN Skill Competition bidang Web Design oleh Bina Nusantara University.
- Penerima beasiswa Bidikmisi bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.
Karier dan Kontribusi
Awal Karier
Candra mulai dikenal di lingkungan kampus setelah menemukan dan melaporkan celah keamanan kritis pada sistem informasi akademik Universitas Negeri Gorontalo. Temuan tersebut membawanya bergabung dengan pusat komputer universitas, di mana ia mulai aktif dalam pengembangan sistem informasi.
Kompetisi dan Prestasi
- 2013 – Juara 2 BNSC (Bina Nusantar Skill Competition)
- 2014 – Juara 3 nasional Web Design Competition (Universitas Negeri Semarang)
- 2015 – Juara 1 Indonesian Skill Competition Provinsi Gorontalo
- 2015 – Finalis Indonesia Skill Competition tingkat nasional, Jakarta
- 2015 – Juara 2 Web Programming Competition Universitas Satya Wacana
- 2016 – Juara 1 Mahasiswa Berprestasi Fakultas Teknik UNG
- 2016 – Finalis Hackathon Nasional Gojek Indonesia
- 2016 – Juara 3 Nasional TNI AD Hackathon
- 2017 – Juara 2 Nasional Web Programming UNG
Kontribusi Teknologi
- Sistem Informasi Borang Akreditasi Universitas Negeri Gorontalo (2014)
- Sistem Informasi Pelatihan Mahasiswa UNG (2014)
- Ebook Digital Universitas Negeri Gorontalo (2015)
- Sistem Informasi Media UNG (2015)
- Program Gorontalo Smart City (2015)
- Sistem Desa Digital “Desa Idaman” Kabupaten Boalemo (2015)
- Sistem Informasi Desa Idaman Kabupaten Lingga (2016)
- Sistem Monitoring dan Evaluasi (MONEV) UNG (2017)
- Bonebolango Command Center (2017)
- Boalemo Lapor – Polres Boalemo (2017)
- Sistem Informasi Kepegawaian Kabupaten Gorontalo (2017)
- Tracer Study UNG (2020–sekarang)
- Nusa Web – Platform desa digital berbasis AI (2024–sekarang)
Selain itu, ia bersama rekannya mendirikan komunitas dan tim pengembang bernama C55, yang berkontribusi dalam pengembangan sistem informasi di wilayah Gorontalo.
Karier Profesional
Pada tahun 2018, Candra kembali ke Kota Kotamobagu dan bekerja sebagai tenaga ahli di Dinas Komunikasi dan Informatika, dengan fokus pada pengembangan sistem informasi pemerintahan.
Pada tahun 2020, ia terlibat dalam pengembangan platform digital bersama tim digital Raditya Dika melalui proyek RadityaDika.com.
Pada tahun 2021, ia diundang ke Jakarta oleh tim SEAMOLEC dalam pengembangan teknologi artificial intelligence di Indonesia.